Sunday, April 24, 2011

2 Euis < Part 1 >

11 november 2008 awal pertemuanku dengan gadis itu

namun tak satu katapun terluntar dari mulutku, lidahku kaku tak bisa bergerak sedikitpun hingga akhirnya aku hanya bisa memandangi dia yang semakin menjauh dari ku

nama ku Andi tapi temen"ku lbh sering memanggilku dengan sebutan didi umurku 20 tahun

aku mahasiswa disalah satu perguruan tinggi di bandung ku berasal dari jakarta dan disini ku kost dengan sahabat ku erik dia juga berasal dari jakarta sama seperti ku.

hari ini ku sangat bersemangat karna hari ini aku berencana untuk menemui gadis pujaanku ya walaupun aku hanya bisa melihatnya dari jauh dan ga berani buat menanyakan siapa namanya....heuuu mungkin ini karna aku memang pemalu, karna dari dulu aku selalu kehilangan keberanianku untuk mendekati setiap gadis yang ku suka yang akhirnya aku hanya bisa menjadi seorang pengagum rahasia mereka,,,,heuuuu memang dasar nasib terlahir sebagai seorang pengecut cinta tapi tak apalah setidaknya aku merasa bahagia tapi terkadang ku juga berfikir kalo aku pasti bisa lebih bahagia lagi jika aku bisa menjadikan mereka sebagai dewi dalam hatiku.

20 desember 2008 ya,,,,,hari ini adalah tanggal 20 desember 2008 itu berarti aku sudah lebih dari satu bulan menjadi pengagum rahasia gadis itu tapi sampai sekarang aku tak pernah tahu siapa nama gadis itu karna memang ku tak pernah berani untuk menanyakan namanya dalam hati ku berkata,,"gila hanya untuk bertanya siapa namanya aja aku tak berani apa lagi untuk menyatakan perasaanku padanya"...dan aku pun tersenyum heran

"kemana ya dia sudah jam 8.27 menit kok belum keliatan juga??"

"padahal biasanya jam 07.10 menit dia sudah terlihat apa mungkin aku yang telat datang ya??",,,,tanyaku dalam hati

tak berselang lama dari jauh terdengar suara bunyi bel sepeda dan teriakan seorang gadis manis

"kringg,,,kringg,,,,kringgg,,,,,kuenya pakkk,,,,kuenya buuu masih anget loh"

aku pun segera melihat kearah suara itu berasal, dan aku pun mulai tersenyum melihatnya dari kejauhan

"akhirnya gadis itu datang juga",,,,ucapku dalam hati

"ah,,,,sebaiknya aku berpura" membeli kuenya siapa tau aku bisa sekalian berkenalan dengan gadis itu",,,dalam pikirku

"tehhh,,,teteh,,,,kuenya teh",,,teriak ku memanggil gadis penjual kue itu

"oh,,,iy a sebentar",,,sahut sigadis

"mau beli kue apa a??",,,tanya si gadis

"hmmmmm,,,,,emang ada kue apa aja teh??",,,,tanyaku padanya

"ya banyak atuh a, aa mau apa aja ada tinggal pilih",,,jawabnya

"hmmm,,,kalo brownis ada ga teh,,,hihihi",,,tanyaku sambil sedikit bergurau padanya

"ah si aa mah aya" wae masa atuh saya jual kue begituan saya mah cuma penjual kue kampung atuh a bukan penjual kue bule bisa aja nih si aa becandanya heuu,,,," jawabnya melayani candaku sambil tersenyum

"ya,,,tadikan teteh bilangnya banyak trs apa aja ada tapi kok ini malah ga ada"...jawabku

" ya atuh a, kalo mau kue bule mah belinya harus ditoko saya mah cuma jual serabi,dadar gulung,gemblong sama kue murahan bukan kue tokoan gimana sih ni si aa mah ah",,,,jawabnya dengan sedikit agak kesal

"ya teh kan cuma becanda"...jawabku tuk mengakhiri candaku

"sok atuh sekarang aa mau beli apa??",,tanya si gadis padaku

"hmmm,,,saya beli serabinya aja deh teh 6 ya sekalian buat temen di kampus",,,jawab ku pada sang gadis

"oy iya sebentar ya a,,saya bungkusin dulu",,,jawab sigadis

"iy sok mangga teh,,,oy teh jangan lupa gulanya yang agak banyak ya biar lebih manis",,,pintaku pada sigadis

"oy iya a tenang weh di kasih lah sama saya mah",,,,,jawab sigadis

aku hanya bisa terpaku diam sambil melihat kecantikan yang ada pada paras wajahnya

dalah hati ku berkata,,," ya tuhan sungguh cantik mahluk yang kau ciptakan ini alangkah bahagianya aku jika aku bisa menjadikannya dewi dalam hatiku, ingin rasanya ku menjadi penjaganya dan selalu mendampingi hari-harinya"

namun hayalan ku tersadar saat si gadis itu menyapaku

"a,,,ini serabi sama gulanya",,,sapa si gadbungkusan serabi dan gula merah cair padaku

"ah,,,oh iy teh, jadi berapa??",,,tanyaku sambil mengambil bungkusan itu

"ee,,,semuanya jadi Rp 6000 aja a",,,jawab sigadis atas pertanyaanku

"oh iy teh ini uangnya",,,jawabku sambil memberikan uang pada gadis itu

"oh iya,,,,makasih ya a, jangan bosen" ya a beli kue sama saya",,,,,jawab sigadis sambil mengambil uang

"pasti atuh teh",,,jawabku

"ya udah a saya permisi ya",,,,sapa si gadis sambil beranjak pergi meninggalkaku

"kueee,,,,,kueeenya buuu,,,kueenya pakkkk,,,,,"teriakan si gadis yang menjajakan kuenya sambil meninggalkanku

dan aku hanya bisa terpaku terdiam melihatnya yang beranjak pergi meninggalkan ku dari tempatku berdiri sekarang

dalam hati ku sempat berkata,,,"ya tuhan mukjizat apa ini??, entah kenapa aku bisa berbicara dengannya??",,,aku pun tersenyum bahagia karna aku bisa berbicara dengannya

tapi itu semua terhenti ketika aku tersadar bahwa aku lupa untuk menanyakan siapa nama gadis itu

"sial kenapa gua bisa lupa buat nanyain nama tuh cewe,,,,aarrrggghhhhh,,,,,mang dasarnya bego ya tetep aja bego pake lupa segala lagi buat nanya namanya",,,ucapku sambil kesal karna lupa menanyakan nama si gadis

"tapi tak apalah yang penting aku bisa bicara dengannya ya walaupun harus berpura-pura menjadi seorang pembeli bukan sebagai pengagumnya lagian masih ada hari esok",,,,jawabku untuk memberi semangat pada diriku

tak berselang beberapa lama akupun tersadar kalo waktu di tangan ku sudah menunjukan hampir jam 09.00

"anjrit,,,dah mo jam 09.00 gua lupa kalo hari ini ada kuis di kampus,,,,,monyong loe gimana nih",,,,dan aku pun segera bergegas berlari menuju kampusku.

tepat saja ternyata aku telat masuk kelas dan kuis pun sudah dimulai dari 10 menit tadi

"tok,,tok,,,tok,,,,permisi prof!!.....sapa ku sambil mengetuk pintu kelas sebagai tanda minta izin masuk kelas

"dari mana saja kamu jam segini baru datang??....kamu tau kan kalo hari ini jam 09.00 ada kuis dari saya??,,,tanya profesor dengan nada sedikit keras padaku

waduh jawab apaan nih??,,,masa gua mesti bilang kalo gua abis kenalan ma cwe dulu sih tu juga ga berhasil kenalannya" tanyaku dalam hati

"eee,,,,ghini prof tadi pas saya mau kesini saya ada sedikit ganguan prof dijalan makanya saya telat",,,jawabku pada profesor

"gangguan apa hah??,,,macet??,,,atau ban motor kamu kempes??"....tanya si profesor

"eee,,,bukan prof tadi saya nolong yang mo ngelahiri dulu makanya saya agak telat datangnya prof",,,,jawabku pada profesor

"nolong siapa hah??,,,,,nenek-nenek ngelahiri??",,,tanya balik si profesor

"ya profesor gimana sih mana ada nenek" yang ngelahirin, kalo pun ada pasti udah masuk MURI tuh prof sebagai wanita tertua yang masih melahirkan",,,,jawabku atas pertanyaan profesor sambil di iringi tawa dari teman" kelas ku

"sudah dia kalian berisik lanjutkan kuis kalian",,,,bentak profesor pada para mahasiswa dalam kelas

"ya trus siapa??",,,tanya profesor

"kucing tetangga saya prof",,,,tadi saya nolong kucing tetangga saya dulu yang mo nelahirin makanya saya datangnya telat, mana kucingnya pake nyakar segala lagi prof saya aja sampe di jakar" nih prof",,,,jawab ku atas pertanyaan profesor

dan teman"ku pun tertawa semakin keras mendengar jawabanku atas pertanyaan profesor tadi

huaaahahahahahahaha,,,,,,"gila loe kenapa ga sekalian aja lo tetekini tuh anak kucing yang baru lahir!!",,,,celetukan teman ku atas jawabanku

"yeeeee,,,,,,kalo gua yang netein loe yang mopokin mau kagak hah??",,,balas ku dengan sedikit canda

"sudah diam kalian,,,diammmmmmm,,,,kalau kalian masih ribut saya out kalian dari kelas ini dan kuis ini",,,,teriakan profesor pada semua para hamasiswa dengan sedikit marah dan membuat kelas yang tadinya ribut kembali menjadi sunyi layaknya kuburan

"kamu pikir saya percaya hah??",,,,tanya profesor

"ih berenarn prof saya ga boong sumpah dah",,,jawabku pada profesor

"sudah diam sebagai hukumannya hari ini kamu tidak saya izinkan untuk mengikuti kelas hari ini dan sekarang keluar kamu dari kelas saya",,,,bentar si profesor padaku sambil mengusirku keluar dari kelasnya

"tapi prof kuisnya gimana??",,,,tanyaku dengan sedikit memohon kemurahan hati si profesor

"saya bilang keluar kamu dari sini dan kamu bisa mengikuti kuis susulan nanti",,,,,jawab si profesor dengan sedikit membentakku

dan akhirnya aku pun keluar dari kelas meninggalkan teman"ku yang sedang mengikuti kuis

"ahhh,,,,,dari pada gua cuma bengong doang ga ada kegiatan mending gua tidur di bawah pohon belakang kampus aja",,,,ucapku dalam hati

memang temapat ini menjadi tempat pafotit ku saat aku sedang bengong karna jarang ada orang yang datang ke tempat ini ya paling pasangan mahasiswa yang cari tempat buat mojok aja sih

sesampainya di bawah pohon aku langsung tidur terlentang sambil menaruh kedua lenganku di bawah kepala sebagai bantalannya dan aku pun kembali melamun mengingat paras cantik gadis pujaan aku dan aku hanya bisa trsenyum sendirian layaknya orang gila ketika aku mengingat paras cantik si gadis itu sesalpun sempat melintasi pikiranku ketika aku lupa menanyakan nama si gadis

"sial kenapa gua pake lupa segala sih buat nanya nama tuh cewe tapi tak apalah masih ada hari esok ini",,,,,ucapku dalam hati

sesaat lamunankupun buyar ketika aku teringat akan bungkusan serabi yang ku beli padanya yang kusimpan dalam tasku

"oy,,,,gua kan punya serabi yang gua beli dari dia mending gua makan serabi itu lumayan lah buat ganjel perut gua yang kosong karna emang gua blom makan apa" dari pagi",,,,pikirku

lalu akupun bangun terduduk dari tidurku dan tangan kananku menggapai tas yang ada disampingku dan mengeluarkan bungkusan yang ada didalamnya, saat aku memakan serabi itu rasanya enak banget belum pernah rasanya aku memakan serabi seenak ini

"gila ni serabi kok enak banget gulanya juga kentel abis,,,sedep dah",,,ucapku

lalu akupun menyantap serabi itu sampai habis dam mebuat perutku yang tadinya lapar jadi kenyang karna aku menghabiskan 6 buah serabi.

"ahhh,,,,gila kenyang banget perut gua",,,ucapku sambil ke pegang perutku yang kekenyangan karna diisi dengan 6 buah serabi

setelah aku merasa kenyang akupun kembali terlentang dibawah pohon itu mungkin karna perut ku yang sudah kenyang dan udara yang ga begitu panas karna rimbunnya daun yang ada dipohon ini akupun tertidur hingga aku lupa akan waktu

"mampus loe,,,,dah jam segini gua lupa kalo mesti ke toko buku cari buku",,,,,ucapku dengan penuh rasa kaget ketika terbangun dari tidurku dan langsung melihat jam ditanganku

lalu akupun segera beranjak tadi temtap ku tertidur dan melangkahkan kaki ku meninggalkan tempat itu, aku segera pergi ke BEC karna di belakang sana ada sebuah toko buku sesaat aku sebelum melangkahkan kakiku masuk ke toko buku itu dari kejauhan aku melihat gadis itu sedang menjual bunga didepan gerbang masuk BEC

"hah,,,itukan cewe yang gua taksir itu lagi ngapain dia disana??",,,,tanyaku dalam hati

lalu akupun segera menghampiri gadis itu dan menyapanya

"ehh,,,si teteh ada disini,lagi apa teh",,,sapaku menghampiri gadis itu

"eh,,,aa, ini a saya lagi jual bunga buat yang lagi pacaran",,,jawabnya atas pertanyaan yang kulontarkan tadi

"ohh,,,,jualan bunga ya",,,sahutku

"iya a,,,eh aa sendiri lagi apa disini??",,,tanyanya padaku yang menghampirinya

"ehh,,,enggak teh ini saya mau ada yang dibeli disana",,,jawabku sambil menunjuk ke arah toko buku yang ga terlalu jauh dari tempat kami berdiri sekarang

"ohh,,,mau beli buku ya a??",,,,sahutnya sambil melihat ke arah yang kutunjuk

"dan aku pun menjawab,,,"iy teh"

"oy a jangan panggil saya teteh atuh kan saya baru lulus SMA",,,,sahutnya padaku memecah kebisingan

"wah kalo gtu teteh masih muda atuh,,eh masuknya kamu maaf,,maaf",,,sahutku menjawab katanya

"trus saya harus manggil apa atuh kalo gtu",,tanyaku

"panggil saja saya euis",,,jawabnya atas pertanyaan yang ku lontarkan padanya

"ooohhh,,,,euis ya,,,",,,,,jawabku

"iya a,,,nama saya euis kalo nama aa sendiri siapa??" tanyanya padaku

"oh saya andi tapi sama temen" sering di panggil didi",,,jawabku

"ohh,,,a didi ya, yaudah atuh a kalo gitu mangga mungkin aa mau belanja dulu takut nanti keburu sore loh",,,,ucapnya sambil memepersilahkan ku tuk pergi ketoko buku itu

"yaudah atuh euis kalo gtu saya mau ketoko buku dulu mau ada yang dibeli buat keperluan kampus, permisi is",,,,sahutku sambil berpamitan meninggalkannya menuju ke arah toko buku

"oh iya mangga a",,,jawabnya

sambil melangkah meninggalkannya dalam hati ku berkata,,"gila ternyata hari ini gua bisa ketemu dia dua kali dan gua juga bisa kena;lan ma dia dan gua tau nama dia ini emang hari keberuntungan gua karna buat pertama kalinya gua bisa ngobrol ma cewe yang gua suka sekaligus bisa tau nama cewe itu padahal kalo dulu gua ga pernah berani buat deketin cewe yang gua suka palingan gua cuma bisa mandangin tuh cewe dari jauh sambil mengagumi paras cantiknya".

setelahku selesai membeli buku yang kucari aku segera keluar meninggalkan toko buku itu namun saat ku keluar dan memandang ke arah gadis itu berdiri tadi ternyata dia sudah tidak ada ditempat tadi

"waduhhh,,,,kemana tuh cewe ya kok dah ga ada sih padahalkan gua masih pengen lian dia dan ngobrol ma dia",,pikirku

yaudahlah mungkin besok gua bisa ketemu dia lagi ditempat biasa gua selalu nunggu dia tiap pagi.

waktupun berlalu dan keesokan pagipun aku terbangun seperti biasa penuh semangat karna aku memang penuh semangat apalagi untuk melihat sang gadis pujaanku ditambah lagi aku sudah mengenal nama gadis itu aku segera membersihkan badanku yang rasanya lengket mungkin karena aku berkeringat ktika aku tertidur ya maklum lah kamar kos ku bukan lah kamar kost mewah yang dilengkapi dengan fasilitas AC makanya kalo aku tertidur aku selalu berkeringat mungkin karna udara bandung udah ga begitu sejuk lagi karna banyaknya pembangunan disana sini aku segere mengambil handuk yang tergantung dipintu dan masuk ke kamar mandi dan aku segera menguyurkan air yang ada didalam gayung yang aku pegang.

"byuuurrrr,,,,"suara gemericik air yang jatuh kelantai kamar mandiku

"BBBbbbbrrrrrr,,,,gila dingin banget" ,,,ucapku

lalu akupun segera mengambil sabun dan menggosokannya ke seluruh badanku, setelah aku selesai mandi aku segera memakan pakaianku dan mengambil tas dan memasukan buku yang ada di atas meja belajarku dan segera pergi meninggalkan kosantku, aku sengaja hari tidak sarapan dulu karna aku mau beli serabi itu lagi pada euis untuk bekalku dikampus kan lumayan bisa sekalian ngobrol lagi dengannya

"wah lumayan nih hari ini gua bisa ngobrol lagi ma dia sekalian beli serabinya yang enak itu",,,pikirku

akupun sudah sampai ditempat dimana aku selalu menunggunya tiap pagi dan aku duduk di kursi yang tersedia disana dan aku pun melihat jam yang ada lenganku

"ah,,,baru jam segini si eius pasti blom lewat nih",,,ucapku sambil melihat jamyang terpasang dilengan kiriku]

waktupun berlalu menit demi menit aku menunggunya disini sambil sesekali memandang kearah jalan biasanya ia datang dan sesekali akupun melihat jam yang ada dilengan kiri ku namun ia belum terlihat juga dan bunyi bel sepedanyapun belum terdengar,akupun mulai gelisah dan sesekali terbangun dari tempat dudukku dan memandang kearah jalan biasanya ia muncul

"kok si euis blom dateng juga ya padahal dah hampir jam 08.00 pagi nih kok masih blom lewat juga sih",,,pikirku dengan gelisah menunggu kedatangannya

akupun tak bisa menunggu lebih lama lagi karna waktu ditanganku sudah menunjukan pukul delapan lebih maka aku segera meninggalkan tempat ku tadi melangkah menuju kampusku.

namun dikampus pikiranku ga bisa tenang memikirkan hari ini yang ga bisa liat dia

"sialan kok hari ini gua ga bisa konsen ma pelajaran ya pikiran gua kok isinya cuma soal euis doang sih",,,ucapku dalam hati

waktupun berlalu dan ini adalah hari ke 5 dimana aku selalu menunggu dia tiap pagi ditempat biasa aku menunggunya

"dah hari ke 5 nih kok dia ga nongol" juga ya apa dia sakit gtu??",,,tanyaku pada diri sendiri

namun tak lama kemudian dari arah biasa dia datang terdengar suara bel sepeda yang sudah tidak asing lagi ditelingaku disusul dengan suara teriakan seorang perempuan

"kriingg,,,,kringggg,,,,kuenya kueeeeeeeee,,,,,,,,",,,,,,,,

"nah tuh dia datang",,,ucap ku dengan penuh semangat

"loh kok tapi bukan si eius sih kok ini malah wanita paruh baya sih yang jualan tapi itu sepeda yang biasa si euis pake buat jualan",,,tanyaku dengan penuh keheranan

"bu,,,bu,,beli bu",,,,sapaku memanggil penjual kue itu menghentikan laju sepedanya

"oh iy de sebentar",,,,sahut sang penjual kue

"bade meser kue naon jang??",,,tanya si ibu penjual kue padaku

"serabinya ada bu??",,,tanyaku menjabaw tanya si ibu penjual kue

"oh aya jang,,,,mau berapa emang?",,,,,jawab si ibu penjual kue

"saya mau 4 aja bu",,,jawabku pada ibu penjual kue

"oh muhun sakedapnya jang",,,sahut si ibu penjual ku

dengan penuh rasa penasaran aku pun melontarkan pertanyaanku akan euis si gadis penjual kue pada ibu itu

dengan bicara seditik penuh rasa cemas aku pun menanyakan tentang euis pada ibu itu

"eee,,,,punten bu",,,sapaku pada si ibu penjual kue yang sedang menyiapkan serabi pesananku

"oy iy ada apa jang??",,,,jawab si ibu sambil menyiapkan pesananku

"begini bu biasanyakan yang jualan kue pake sepeda ini tuh kan euis ya bu kok sekarang ibu yang gantiin trs udah 4 hari kemarin euis kok ga kliatan berjualan lagi ya bu emangnya euis kemana bu??",,tanyaku pada si ibu

lalu akupun melihat wajah ibu penjual kue tadi berubah yang awalnya nampak biasa saja berubah jadi agak sedikit sedih seakan" sesuatu telah terjadi pada esui dan tak lama kemudian air matapun mengalir dari kedua mata ibu penjual kue itu, lalu dengan nada sedikit bersedih dan air mata yang sembari menetes dari matanya ibu itupun menjawab pertanyaanku tadi

"euis,,,euis,,,sudah ga jualan lagi jang",,,jawab si ibu dengan penuh rasa sedih

"loh emangnya euisnya kemana bu, apa dia udah berenti jualan kuenya?",,,tanyaku yang semakin penasaran dengan keberadaan si euis

"iy jang euis sudah ga jualan lagi dia sudah istirahat sekarang",,,jawab si ibu sambil menangis dan air mata yang jatuhpun semakin deras mengalir dari kedua mata ibu itu

"ohh,,,gtu ya bu, tapi emangnya euis istirahat kenapa, apa euis lagi sakit bu??",,,,tanyaku

"ga jang euis ga sedang sakit, tapi klo boleh tau ujang ini siapa ya trs ada hubungan apa sama euis??",,,tanya si ibu padaku

"oh,,,ga saya cuma temennya aja yang suka beli kue dia bu".....jawabku

"oh gitunya jang",,,,sahut si ibu

namun dalam hati ku bertanya,,,"kalo emang si euis cuma berenti berjualan kok si ibu ngomongnya pake nangis segala ya??"

"jang ini serabinya",,,,sapa si ibu sambil menyodorkan bungkusan serabi ditangannya padaku

dan lamunaku pun terbuyar mendengar suara si ibu itu

" oh iy bu jadi berapa bu?

"semuanya jadi Rp4000 aja jang",,,,jawab si ibu

lalu si ibupun permisi pamit untuk melanjutkan berjualan kuenya

"permisi kalo gitu jang ibu mau berjualan lagi"

oh iya mangga bu",,,,jawabku

akupun hanya bisa melihat si ibu itu beranjak pergi yang meninggalkan ku dengan penuh pertanyaan

waktupun berlalu dan keesokan harinya aku tak pernah lagi melihat euis berkeliling menjual kue" itu lagi

si gadis manis yang selalu terlihat riang mengendarai sepedanya sambil menjual kue" di pagi hari sudah tak pernah kulihat lagi dan aku pun tak pernah tau dimana keberadaan dia sekarang dan sampai sekarangpun aku masih menyimpan pertanyaan itu pertanyaan yang belum sempat terjawab sampai saat ini pertanyaan akan keberadaan euis si gadis penjual kue.


bersambung ke cerita berikutnya,,,,,


2 comments:

Yusie said...

Euis ke antosan Igor....xixixixixixi..... next Euis 2....

Igor said...

eleuh2 saha eta... ABDI SOBAT NU BAHEULA>>>>

Post a Comment

Setelah membaca, budayakan berkomentar kawand...

Igor Rezpector

# link2
# link...
Isi Guest Book Untuk Tukar Link
close